tik..tik..tik air mata ini menetes bagaikan oragan tubuhnya ada yang menghilang.
dia... dia adalah jantung yang selalu berdenyut setiap waktu. jika dia hilang aku yakin dia pasti akan kembali.
dia. kata dia ini untuk kawan kawan ku. seseorang yang selalu mengajarkan bagaimana arti keilkasan, mengajarkan kebersamaan juga meraka itu seperti anugrah terindah yang enggak pernah aku dapat kan. mereka juga seperti saudaraku guru guru yang selalu sabar memberi secuil ilmu yang sangat berharga untuk kami kelak nanti.
aku enggak mau. kata ini yang selalu terucap dibibir mungil ku saat kita harus berpisah saat kita tidak bisa bersama lagi.
sulit untuk melupakai keping keping keindahan bersama mereka. ketulusan senyuman yang enggak pernah aku miliki selama ini. sejujurnya aku tak kuasa menulis cerita ini tapi seakan akan tangan ku bergerak menulis cerita cerita bersama kalian.
jika kita besar nanti aku yakin kalian pasti kembali karena kalian jantung enggak mungkin tubuh bisa berfungsi tanpa jantung dan kita tulis lagi secoreh cerita indah kita di tua nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar